Assalamualaikum wr wb
Yes, akhirnya ada juga karya tulis yang gue buat pada blog kali ini. Trauma dengan blog lama yang isinya cuma curhat keseharian saja, kali ini gue bener bener serius dalam bidang menulis dan bagaimana mengorganisir blog. Yah walaupun mungkin gak bakal ada yang baca. Tapi yang penting gue bisa menumpahkan ide ide, cerita certa, ataupun info info yang gue punya.
Kali ini gue akan mengangkat topik ( itu loh yang pemain bulu tangkis Indonesia ) mengenai Masa Orientasi Siswa yang kita bisa singkat MOS ( bukan bahasa inggrisnya tikus loh ) atau yang biasa orang tua bilang dengan OSPEK. Sebelum kita beranjak mengenai apa saja kegiatan yang dilakukan oleh peserta MOS, kita akan mencari tau dulu, dari mana sih asal mula kegiatan ini?
Dilihat dari fakta, MOS ternyata sudah ada di jaman kita dijajah sama kompeni, Belanda si negeri kincir angin. Pada jaman itu di sebuah sekolah bernama STOVIA, ospek tak lebih dari perbudakan junior kepada senior. Dari mulai membawakan makanan, membersihkan ruangan senior, ataupun menyikat sepatu senior karena kotornya debu. Hal ini berlanjut di GHS (Geneeskundinge Hooge School ) yang mengikuti kakak seniornya namun lebih formal, tapi lebih menggunakan kekerasan dengan tujuan pembentukan karakter juniornya yang dilihat kurang bertenaga dalam menginjak hal baru.
Lambat laun, kegiatan MOS menjadi kegiatan “wajib” di setiap sekol,ah di Indonesia, tentu dengan gayanya masing masing. Dalam kegiatan MOS dulu, siapapun bisa bertindak seenaknya selain yang memang ditunjuk untuk menangani MOS. Itu semua karena apa? Tak lain karena rasa takut mereka terhadap kakak kakak kelasnya. Awalnya, MOS ini hanya berlaku di perguruan tinggi. Namun lambat laun kegiatan ini masuk juga ke wilayah sekolah menengah, baik SMp maupun SMA. Dan hal ini semakin membuat kesan bahwa MOS adalah ajang “PERPELONCOAN” dari kaka kelas ke adik kelas. Para senior melampiaskan kekesalan mereka dulu atau hanya sekedar untuk ajang “ketawa ketawaan” di kegiatan MOS ini. Sering kali para senior menyuruh untuk menggunakan aksesoris yang aneh dan berlebihan, hal hal yang harus dibawa dengan nama nama yang tidak lazim, dan lain lain. Tujuan dari pada MOS ini memang baik, namun masih dikemas dengan aroma kekerasan. Terbukti dengan adanya korban meninggal tiap tahun pada acara MOS menjadi saksi yang telah hilang. Biasanya siswa yang melaggar atau yang tidak mematuhi hukuman mendapat hukuman yang berfariasi, dari mulai jalan jongkok, push up, squat jump, ditampar, di pukul, di tendang, dan sebagainya. Bagaimana tidak memakan koban, eksekusinya saja seperti narapidana, betul tidak sob? Tentu kita masih ingat beberapa kejadian di tahun tahun lalu dimana seorang siswa smk meninggkal akibat terlalu keras hukuman yang didapat dari kakak kakak kelasnya akibat hal sepele. Memang dialah yang salah. Tapi apakah kita sebagai manusia yang memiliki akal yang beradab masih menggunakan budaya barbar itu?
upacara pembukaan MOS di SMP TARUNA ANDIGHA BOGOR
Semakin hari, MOS menjadi “mimpi buruk di siangg bolong” baggi para siswa baru. Mereka kadang harus memutar otak bagaimana caranya agar mereka bisa membawa apa yang diperintahkan oleh seniornya dan otomatis akan terbebas dari hukuman. Siswa siswa yan baru masuk ke sekolah baik SMP, SMA, SMK seakan terlihat lucu ketika mereka dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk bergaya, karena memang kesan merendah dn sama rata ditampilkan di awal tahun terutama di saat MOS berlangsung agar mereka tidak ada yang menyombongkan diri di depan teman teman barunya.
Di tahun ini, pemerintah menargetkan tidak adanya “perpeloncoan” pada saat MOS ini agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan kita semua dalam pelaksanaan MOS seperti dikatakan sebelumnya. Upaya pemerintah untuk meminimalisir hal hal tersebut ialah mengirim perwakilan dari setipa sekolah baik guru maupun murid yang dalam hal ini yaitu siswa yang mengikuti OSIS untuk mengikuti pelatihan. Disana guru terlebih dahulu diberi penyuluhan bagaimana sistem pengaturan MOS yang baik dan benar tanpa ada keksan perpeloncoan, kemudian baru perwakilan perwakilan siswa tadi diberiukan pengarahan bagaimana membuat suasana MOS itu sendiri menjadi menyenangkan, gembira, kondusif dan lebih mengenal sekolahnya karena itulah tujuan MOS yang sebenarnya. Para siswa tadi diberi pengjaran berupa cara mengatur, mengorganisir, juga games games yang mubgkin bisa diadopsi untuk dilaksanakan di sekolah mereka masing masing. Jadi diharapkan MOS pada tahun ini berjalan lancar tanpa da lagi korban korban yang berjatuhan yang seharusnya mereka meradakan suasana baru yang mereka oasti tak sabar menunggunya.
Nah, setelah gue jabarkan apa sih MOS itu sendiri, gue mau sedikit cerita nih waktu gue ngeMOS saat gue di bangku SMP. Kebetulan dulu sawktu gue masih di BOGOR, gue jadi koordinator bagian keagamaan, dan peran gue pada saat itu yaitu jadi kakak pendamping di gugus 4 tahun 2008 lalu. Gue yang bersekolah di SMP TARUNA ANDIGHA merasa menjadi kakak tertinggi, karena memanh pada saat itu gue naik ke kelas 3 smp dan untuk terakhir kalinya kesempatan gue ngeMOS. Saat itu temen gue yaitu Bagus bantet dan si leutik Safira. Gue inget gimana gue memperkenalkan diri pertama kalinya. Karena hawa hawa SDnya masih terasa kuat, jadi keadaan kelas sangat ribut. Untung pada ssaat itu gue sebagai anggota PRAMUKA, jadi memang gue lebih tegas tapi gue juga tidak sanggup menahan rasa kasihan karena gue sadar yang fue hadapin adalah makhluk malkhluk yang bener bener baru beranjak remaja. Lambat laun mereka lebih deket sama gue karena gue kaka pendamping mereka yangg disukai mereka ( sombong dikit ah ). Saat itu banyak yang minta nomer hp gue, yah sekedsar untuk menanyakan apa saja yang akan dibawa keesokan harinya yang mereka lupa saking terpananya sama ketampanan M NASHIH ULWAN. Hahaha….
Pada saat di lapangan, ada sekelompok kecil adik kelas yang memang membuat sedikit keributan dengan obrolan mereka yang merembet dan menyebar. Dari itu saya menarik siswa tersebut dan ternyata kelas binaan gue sendiri. Gue kecewa dan memberikan hukukan push up. Saat dia push up, tanpa sadar gue nendang kakinya karena memang posisinya push upnya salah dan itu dilihat oleh salah satu guru. Setelah sekolah bubar, gue ditegur ileh guru terdebut dan diperingati dengan halus walaupum dengan alasan apapun. Keesokan harinya gue langsung minta maaf kepada dia dan dia juga menyadari kesalahannya. Akhirnya diapun malah menayakan tentang pramuka. Yah jadinya saya seret untuk menjadi penerus saya. Hahaha…anak itu baik sebenernya, tapi mungkin karena terbawa dengan suasana yang saat itu panas jadi dia berlaku sperti itu. Wajarlah saya kalu di posisi dia mungkin lebih dari itu. Mohon maaf kawan, kakak g maksud kaya gitu. Di MOS saat itu pula gue menyadi gue sudah mengenal dewasa, karena gue juga mulai “main main” ade kelas.hehehe…. tapi setelah dideketin tyernyata dia sudah punya pacar duluan, yah walau terlambat 6 hari sebelum jadian mereka walupun selidik punya selidik dia kuga punya rasa yang besar terhadap gue ( orang suseh, muke belangsak, dompet kere, katong bolong, fashion gembel ). Tapi gak apa apa. Emang bukan takdir…
Dan sekian tulisan pertama dan sangat panjang yang saya buat ini. Semoga bermanfaat buat teman teman semua.
Wassalamualaikum wr wb
Haha keren kak (Y). Tahun ini gw bakalan nge mos di skolh gw, smoga se asik yng kakak critain :D gua bakal jadi galak kali ini wlaupun gw kaga bisa galak
BalasHapusHarrah's Cherokee Casino Resort - Mapyro
BalasHapusFind Harrah's Cherokee Casino Resort, Funner, NC, United 세종특별자치 출장마사지 States, 강릉 출장안마 ratings, photos, 인천광역 출장샵 prices, 안성 출장마사지 expert advice, traveler 포항 출장샵 reviews and tips, and more information from